Pendiri
David
Chief Product Officer
David mendirikan Coffest pada tahun 2023 dari pengalaman yang sangat pribadi. Hidup dengan asam lambung akut dan GERD membuat kopi menjadi sesuatu yang sulit ia nikmati, padahal ia memiliki kepekaan rasa yang tinggi. Sebelum mengenal kopi lebih dalam, David justru lebih dulu jatuh cinta pada teh—tertarik pada bagaimana setiap origin menghadirkan karakter rasa yang berbeda. Pengalaman itu mempertajam lidah dan rasa penasarannya, hingga akhirnya ia mulai mempertanyakan kopi itu sendiri. Dari proses eksplorasi, mencicipi, dan belajar selama bertahun-tahun, ia menemukan bahwa kopi tidak selalu keras di tubuh. Dampaknya sangat bergantung pada asal biji, proses pascapanen, dan cara roasting. Apa yang awalnya hanya upaya untuk membuat kopi yang aman ia konsumsi sendiri, perlahan berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.
Saat ini, David berperan sebagai Chief Product Officer di Coffest, membentuk setiap profil kopi dengan pendekatan yang penuh niat dan kontrol. Filosofinya sederhana dan sangat personal:
"Jika rasanya enak, seharusnya juga terasa nyaman di tubuh."
Selain fokus pada pengembangan produk, David juga menjalankan peran sebagai CTO, berbekal lebih dari 15 tahun pengalaman di bidang IT Network & Security di industri perbankan. Bagi David, Coffest bukan sekadar brand—melainkan cerminan dari keyakinannya bahwa proses yang dijalankan dengan penuh perhatian, baik di dunia kopi maupun teknologi, dapat menghasilkan dampak yang lebih baik bagi banyak orang.
Juliana
Chief Executive Officer
Juliana membawa pengalaman lebih dari satu dekade di dunia FMCG, pengembangan retail, dan konsultasi bisnis. Dalam dua tahun pertamanya di FMCG, ia berhasil membangun dan mengembangkan tiga cabang retail, masing-masing mencapai omzet bulanan hingga Rp1 miliar. Setelah itu, ia menghabiskan dua tahun sebagai business consultant yang bekerja dengan klien korporasi, mengasah kemampuannya dalam melihat peluang pertumbuhan, merapikan operasional, dan mendorong bisnis bergerak lebih cepat dan terarah. Perpaduan antara eksekusi langsung di lapangan dan pemikiran strategis inilah yang menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Coffest yang pesat di dua tahun pertamanya.
Pada dasarnya, Juliana adalah seorang business builder. Motto pribadinya menggambarkan cara ia bekerja:
“Apa yang tidak dilakukan orang lain, akan saya lakukan. Apa yang dilakukan orang lain, akan saya lakukan dengan lebih baik.”
Ia percaya bahwa bisnis yang kuat tidak dibangun dari nol, melainkan dari akumulasi pengalaman—lintas industri, produk, dan tantangan. Ketertarikannya bukan semata pada produk tertentu, melainkan pada bagaimana sebuah bisnis bisa menggali potensi terbaiknya. Pola pikir ini, dipadukan dengan gaya kepemimpinan yang fokus pada eksekusi, menjadikannya sosok yang tepat untuk memimpin Coffest sebagai CEO—mengubah visi menjadi gerak, dan gerak menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan.