Panduan PenyeduhanKuasi kopi spesialti di rumah. Pelajari V60, French Press, Espresso, dan teknik penyeduhan modern untuk rasa yang lebih bersih, ekstraksi yang lebih baik, dan hasil berkualitas kafe.
Kuasi kopi spesialti di rumah. Pelajari V60, French Press, Espresso, dan teknik penyeduhan modern untuk rasa yang lebih bersih, ekstraksi yang lebih baik, dan hasil berkualitas kafe.
Wawasan PemangganganMasuki lebih dalam profil pemanggangan, kurva perkembangan, dan kimia rasa. Temukan bagaimana Coffest menciptakan pemanggangan artisan yang konsisten dan berbasis data yang dibentuk oleh terroir Sumatra.
Jelajahi tanah legendaris Gayo, Lintong, Mandheling, Kerinci, dan lainnya. Pelajari bagaimana dataran tinggi Sumatra dan metode pengolahan membentuk rasa yang berani dan kompleks.
Kisah di balik petani kami, kerajinan pemanggangan, upaya keberlanjutan, dan kemitraan. Dapatkan pembaruan industri dan wawasan dari perjalanan Coffest untuk menjadikan kopi Sumatra global.
Rasakan kemewahan rasa kopi paling ikonik di dunia melalui Gayo Luwak Specialty Series kami. Berasal dari varietal Ateng Super di dataran tinggi Aceh Gayo, biji kopi ini melalui proses fermentasi alami organik yang menghasilkan tingkat keasaman yang sangat rendah, tekstur yang lembut (silky), dan aroma yang sangat elegan.
Varian ini merupakan perwujudan dari kemewahan rasa. Anda akan menemukan kekayaan rasa Chocolate, berpadu dengan manisnya Raisin (kismis), dan ditutup dengan kejernihan rasa khas Oolong Tea yang menenangkan. Disangrai dengan profil Medium Light, kopi specialty ini dirancang khusus untuk metode seduh filter guna memastikan setiap detail rasa eksklusifnya tersaji sempurna.
Spesifikasi Teknis:
Asal (Origin): Aceh, Gayo – Indonesia
Varietal: Ateng Super
Proses: Semiwash (Fermentasi Luwak Alami)
Profil Sangrai: Medium Light Roast (Direkomendasikan untuk Filter)
Catatan Rasa: Chocolate, Raisin, Oolong Tea
Panduan Penyeduhan:
Saran Penyeduhan: Gunakan air pada suhu 90 – 95 °C untuk hasil ekstraksi yang paling lembut dan aromatik.
Masa Resting: Diamkan biji kopi selama 7 – 14 hari setelah tanggal sangrai agar profil rasa mencapai titik kematangan maksimal.